Yesus Gembala yang Baik.

Senin, 29 Oktober 2012

Belajar Dari Anak Kecil




Baru-baru ini Aku membaca sebuah tulisan yang isinya sangatlah kaya, terdapat dua tulisan tentang anak kecil yang memberi kesan sangat mendalam bagiku Dan membuatku sangat terharu.

Pertama, cerita tentang seorang gadis yang hidup seorang diri Dan baru saja pindah rumah. Ia mendapati bahwa tetangganya adalah suatu keluarga miskin seorang janda dengan dua orang anaknya.

Pada suatu malam tiba-tiba listrik mati, gadis itu mulai gelisah Dan berusaha menyalakan lilin, tak lama kemudian Ada suara ketukan pintu yang ternyata adalah anak dari tetangga sebelah.
Anak itu menatapnya dengan sedikit cemas Dan berkata : "apakah di rumah tante Ada lilin ?"
Gadis itu berpikir dalam hati : "Mereka begitu miskinnya hingga lilinpun tak dimilikinyakah ? Sebaiknya jangan meminjamkan apapunpun, untuk menghindari ketergantungan mereka padaku dimasa mendatang !"

Maka IA berkata dengan suara keras pada anak tersebut : "TIDAK ADA !"
Pada saat IA hendak menutup pintu, anak miskin itu mengembangkan senyum manisnya Dan berkata : "Aku tahu tante pasti tak memilikinya !" setelah itu IA menarik keluar dua batang lilin dari pelukannya Dan berkata : "Mama Dan aku kuatir tante tinggal sendirian Dan tdk memiliki cukup lilin, karena itu, aku membawa dua batang lilin untuk tante." Saat itu juga sang gadis merasa begitu bersalah Dan sangat terharu, dia menarik anak kecil itu memeluknya erat-erat tidak terasa airmata menggemang di kedua matanya.


Kejadian kedua terjadi di Eropah.
Ada sebuah dusun yang telah lama tidak turun hujan menyebabkan banyak pertanian mengalami kerugian yang sangat besar, karena itu pendeta mengumpulkan seluruh penduduk untuk bersama-sama di dalam gereja berdoa meminta hujan. Di tengah kerumunan orang banyak ternyata hadir seorang gadis kecil, karena perawakannya yang mungil tak seorangpun memperhatikan kehadirannya datang untuk menghadiri acara DOA memohon hujan tsb. Disaat itulah sang pendeta melihat barang yang dibawa gadis kecil ini lain dari yang dibawa orang kebanyakan.

Ketika sang pendeta mulai berbicara, Ia menyampaikan bahwa : "Anak gadis kecil ini membuatku sangat terharu !" pernyataan sang pendeta mengagetkan seluruh penduduk Dan menoleh ke arah gadis kecil yang ditunjuk.
Pendeta melanjutkan : " Saat ini Kita datang memohon kepada Tuhan untuk diberikan hujan tapi diantara Kita semua, hanya Ada seorang yang Hari ini datang dengan membawa payung !"
Semua penduduk memperhatikan dengan teliti sang gadis kecil itu, ternyata disamping tempat duduknya tergantung sebuah payung merah muda kecil, semua hadirin diam membisu Dan tak lama kemudian tepuk tangan bergemuruh Dan air Mata terajut menjadi pemandangan yang mengharukan.

Teman, semoga Kita menyadari bahwa seorang anak kecil sama sekali tidaklah kecil, Tuhan menciptakan setiap manusia adalah sama yang membedakan hanya besar Dan kecil! Kalau Tuhan saja yang menciptakan tidak membeda-bedakan, mengapa Kita yang harus membuat perbedaan?
Hati seorang anak kecil sangatlah "BESAR", cinta mereka sangatlah "BESAR" Dan terlebih lagi iman mereka sangatlah "BESAR" cintai Dan kasihilah mereka selagi masih Ada waktu.

Tuhan Yesus memberkati. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar