Yesus Gembala yang Baik.

Selasa, 30 Oktober 2012

Tiga Pohon

Alkisah, ada tiga pohon di dalam  hutan. Suatu hari, ketiganya saling  menceritakan mengenai harapan dan  impian mereka. Pohon pertama berkata, " Kelak aku ingin menjadi peti harta karun. Aku akan diisi dengan emas, perak dan berbagai batu permata dan semua orang akan  mengagumi keindahannya."  Kemudian pohon kedua berkata suatu hari kelak aku akan menajadi kapal yang besar. Aku akan mengangkut  raja-raja dan berlayar ke ujung dunia. Aku akan menjadi kapal yang kuat dan setiap orang merasa aman berada dekat denganku.  Akhirnya pohon ke tiga berkata,  aku ingin tumbuh menjadi pohon yang  tertinggi di hutan di puncak bukit. Orang-orang akan  memandangku dan  berpikir betapa aku begitu dekat  untuk menggapai surga dan Tuhan. Aku akan menjadi pohon terbesar sepanjang masa dan orang akan mengingatku. Setelah beberapa tahun berdoa agar impian terkabul, sekelompok penebang  pohon datang dan menebang ketiga  pohon itu. Pohon pertama dibawa ke tukang  kayu. Ia sangat senang sebab ia  tahu bahwa ia akan dibuat menjadi peti harta  karun. Tetapi doanya tidak  menjadi kenyataan karena tukang kayu membuatnya  menjadi kotak tempat menaruh  makan ternak. Ia hanya diletakkan di kandang  dan diisi jerami. Pohon ke dua dibawa ke galangan  kapal. Ia berpikir bahwa doanya menjadi  kenyataan. Tetapi ia  dipotong-potong dan dibuat menjadi sebuah perahu nelayan kecil. Impiannya untuk  menjadi kapal besar untuk  mengangkut raja-raja telah berakhir. Pohon ketiga dipotong menjadi potongan-potongan kayu besar dan dibiarkan teronggok dengan gelap. Tahun demi tahun berlalu, dan ketiga pohon itu telah  melupakan impiannya. Kemudian suatu hari, sepasang  suami-istri tiba di kandang. Sang istri  melahirkan dan meletakkan bayinya  di atas tumpukan jerami di kotak makanan ternak yang dibuat dari pohon pertama. Orang-orang datang menyembah bayi itu. Akhirnya pohon pertama sadar  bahwa didalamnya diletakkan harta terbesar sepanjang masa.  Bertahun-tahun kemudian,  sekolompok laki-laki naik ke atas perahu nelayan  yang dibuat dari pohon ke dua.  Ditengah danau, badai besar datang dan pohon kedua berpikir bahwa ia tidak  cukup kuat untuk melindungi oang-orang  didalamnya. Tetapi salah seorang laki-laki itu berdiri dan berkata "DIAM!" Tenanglah! dan badaipun berhenti. Ketika itu, tahulah bahwa ia telah  mengangkut Raja diatas segala  raja.  Akhirnya, seorang datang dan  mengambil pohon ke tiga. Ia dipikul sepanjang jalan sementara orang-orang  mengejek lelaki yang memikulnya. Laki-laki ini  kemudian dipakukan di kayu ini dan mati di puncak bukit. Akhirnya pohon ketiga sadar bahwa ia demikian  dekat dengan Tuhan, karena Yesus yang  disalibkan padanya.  KETIKA KEADAAAN TIDAK SEPERTI  YANG ENGKAU INGINKAN, KETAHUILAH TUHAN MEMILIKI RENCANA UNTUKMU. JIKA  ENGKAU PERCAYA PADA-NYA, IA AKAN MEMBERIMU  BERKAT-BERKAT BESAR. KETIGA POHON  MENDAPATKAN APA YANG MEREKA INGINKAN. TETAPI TIDAK DENGAN CARA SEPERTI YANG MEREKA BAYANGKAN. KITA TIDAK SELALU  TAHU APA RENCANA TUHAN BAGI KITA.  KITA HANYA TAHU BAHWA  JALANNYA BUKANLAH JALAN KITA, TETAPI JALANNYA  ADALAH YANG TERBAIK.  GOD BLESS YOU ALL!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar