Yesus Gembala yang Baik.

Minggu, 28 Oktober 2012

Setiap Langkah adalah Anugerah




Seorang professor diundang untuk berbicara di sebuah basis militer. Di sana , ia berjumpa dengan seorang prajurit yang tak  mungkin dilupakannya, Ralph, penjemputnya di bandara.  Setelah saling memperkenalkan diri, mereka menuju tempat  pengambi lan bagasi. Ketika berjalan keluar, Ralph sering menghilang. Banyak hal  dilakukannya. Ia membantu seorang wanita tua yang kopornya  jatuh dan terbuka, kemudian mengangkat dua anak kecil agar  mereka dapat melihat sinterklas.  Ia juga menolong orang yang tersesat dengan menunjukkan arah  yang benar. Setiap kali, ia kembali ke sisi sang professor dengan senyum lebar menghiasi wajahnya. Dari mana Anda belajar melakukan semua hal itu ? tanya sang  professor. Melakukan apa? tanya Ralph. Dari mana Anda belajar untuk hidup seperti itu ? desak sang  professor. Oh,kata Ralph, selama perang ..... Saya kira, perang telah  mengajari saya banyak hal.
Lalu  ia menuturkan kisah perjalanan tugasnya di Vietnam. Juga  tentang tugasnya saat membersihkan ladang  ranjau, dan  bagaimana ia harus menyaksikan satu persatu temannya tewas  terkena ledakan ranjau di depan matanya. Saya  belajar untuk hidup di antara pijakan setiap langkah. katanya ......  Saya  tidak pernah tahu, apakah langkah berikutnya adalah pijakan  terakhir, sehingga saya belajar untuk melakukan segala  sesuatu yang sanggup saya lakukan tatkala mengangkat dan  memijakkan kaki serta mensyukuri langkah  sebelumnya.  Setiap  langkah yang saya ayunkan merupakan sebuah dunia baru, dan   saya kira sejak saat itulah saya menjalani kehidupan seperti
 ini. Kelimpahan hidup tidak ditentukan oleh berapa lama kita  hidup, tetapi sejauh mana kita menjalani kehidupan yang  bermakna bagi orang lain.
Nilai  manusia ......  tidak  ditentukan dengan bagaimana ia mati, melainkan bagaimana ia  hidup.  Kekayaan manusia bukan apa yang ia peroleh, melainkan apa yang telah  ia berikan.  Selamat  menikmati setiap langkah hidup Anda dan BERSYUKURLAH SETIAP SAAT .......  Banyak orang berpikir bagaimana mengubah dunia ini.  Hanya  sedikit yang memikirkan bagaimana mengubah dirinya  sendiri..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar